Arsip untuk Mei, 2008

31
Mei
08

Janji Merahkan Jakarta

sumber: jawapos

Hari lahirnya Pancasila yang jatuh hari ini akan diperingati PDI Perjuangan (PDIP) secara besar-besaran. Mengambil tempat di silang Monas Jakarta, partai banteng moncong putih ini akan menggelar gerak jalan masal. Aksi itu diikuti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufik Kiemas.

”Seiring seratus tahun kebangkitan nasional, kita perlu mengenali kembali eksistensi Pancasila sebagai dasar negara,” kata Ketua Panitia Gebyar Pancasila PDIP Effendy Simbolon di Jakarta kemarin (31/5).

Dalam kesempatan itu, lanjut dia, Megawati akan berorasi mengenai substansi Pancasila yang dicetuskan Bung Karno pada 1 Juni 1945. ”Panggungnya pun kami beri nama Megawati Stage,” cetus anggota Komisi VII DPR itu.

Meski mengonsolidasikan ratusan ribu orang, ujar Effendy, DPP PDIP melarang agenda Gebyar Pancasila disisipi demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM. ”Sikap resmi partai memang menolak naiknya harga BBM. Tapi, gerak jalan nanti tidak ada misi lain,” tegasnya.

Rute gerak jalan masal itu adalah Monas – Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan MH Thamrin – Bundaran HI – kembali ke Monas. Melihat rute yang diambil, berkembang isu bahwa agenda gerak jalan tersebut juga menjadi show of force kekuatan PDIP di jantung ibu kota negara.

Sampai-sampai muncul istilah mengepung istana. Benarkah itu? ”Saya tidak akan komentar. Yang jelas, ini untuk memperingati lahirnya Pancasila,” tandasnya.

Secara terpisah, kalangan istana tak terlampau merisaukan even peringatan tiap 1 Juni yang diselenggarakan PDIP. “Pancasila itu milik kita bersama, siapa pun yang ingin merayakan, mengembangkan, dan mengutamakan ajarannya adalah positif,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng, di sela seminar nasional yang diadakan alumni Pondok Gontor, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, kemarin (31/5).

Bagaimana jika berubah menjadi aksi penolakan terhadap harga BBM? “Kalau itu lain lagi ceritanya, bukan peringatan hari lahir Pancasila harusnya,” ujarnya.

Namun, jika PDIP melaksanakan aksi penolakan harga BBM, pihaknya tidak akan melarang. ”Demo itu bunga-bunga demokrasi, yang penting dilakukan dengan aman, tertib, dan sesuai aturan hukum. Tidak ada masalah,” ujar Andi.(pri/dyn/mk)

30
Mei
08

PDI Perjuangan Tuntaskan Rakernas III

Infokom-Media PDI Perjuangan – Setelah dua hari melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III di Makassar dan menyelesaikan seluruh agenda pembahasan terkait persiapan PDI Perjuangan menghadapi pemilu legislatif dan pemilu presiden 2009 mendatang, Sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung, diamanatkan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, menutup Rakernas, Rabu (28/5) malam, sekitar pukul 20.00 WITA.

Pada saat yang bersamaan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sedang sedang melakukan bersilaturahim bersama masyarakat di beberapa daerah di Sulawesi Selatan dan berziarah ke Makam Syech Yusuf di Tamalate, Kabupaten Gowa. “Bagi para pengurus yang masih malas mendatangi masyarakat harusnya malu dengan Ketua Umum kita yang giat mendatangi langsung dan bersilaturahim dengan masyarakat,” ujar Sekjen mengingatkan para pengurus Partai yang menjadi peserta Rakernas agar lebih giat mendatangi masyarakat.

Dalam pidato penutupannya Sekjen Pramono Anung menginstruksikan kepada semua DPD dan DPC se Indonesia untuk segera bekerja dan mensosialisasikan hasil dari Rakernas kepada jenjang struktural Partai dibawahnya, hingga ke tingkat akar rumput. “Saya instruksikan kepada semua DPD dan DPC PDI Perjuangan untuk melaksanakan Rakerda dan Rakercab sebelum tanggal 8 Juni atau 2 minggu pasca Rakernada,” ujar Pramono

Mengenai tindak lanjut atau sosialisasi hasil-hasil Rakernas Partai dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) maupun Rapat Kerja Cabang (Rakercab), Sekjen Partai menegaskan, jika itu adalah Rakerda, maka yang memberikan materi bukan lagi DPP, tapi DPD Partai. “Demikian pula untuk Rakercab, yang memberikan materi adalah DPC Partai. DPD atau DPP hanya sebagai peninjau. Saudara-saudara sudah mendapatkan materi, pada pelaksanaan Rakerda kalianlah yang harus memberikan materi, terutama tentang mekanisme penjaringan dan penyaringan anggota Legislatif,” ujarnya.

PDI Perjuangan yakin, kader-kader Partai akan mampu meningkatkan konsolidasi Partai hingga tingkat akar rumput dan memenangkan pemilu legislatif dan memenangkan capres dari PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri dalam pilpres 2009 mendatang. “PDI Perjuangan adalah Partai yang mempunyai karakter petarung. Sudah saatnya kita harus memenangkan Pileg dan Pilpres mendatang. Dengan kerja keras dan kesungguhan, PDI Perjuangan akan bisa memenangkan Pileg dan Pilpres mendatang,” pungkas Sekjen Pramono Anung.

Sebelumnya, Ketua Panitia Rakernas III, Tjahjo Kumolo membacakan hasil Rekomendasi Rakernas yang terdiri dari empat butir, pertama, penguatan kedaulatan dan martabat bangsa, kedua penguatan ekonomi, ketiga politik dan pemengan Pemilu, keempat, pengorganisasian Pemilu dan kriteria calon wakil presiden untuk mendampingi Capres dari PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri.

Rakernas III malam itu ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keagamaan dan Kerohanian Hamka Haq.[kin]

28
Mei
08

Mega Mencari ”Pacar”

Sumber dan Foto: Jawa Pos, 28 Mei 2008.
MAKASAR – Calon presiden (capres) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menutup rapat-rapat sosok cawapres yang berpotensi mendampinginya dalam Pilpres 2009. Namun, Mega memberikan isyarat bahwa cawapresnya kelak adalah laki-laki.
“Kayak tidak tahu saja. Cari pacar kan susah. Saya pengin punya pacar yang keren. Kira-kira dipasangkan dengan Ibu cocok atau tidak. Kalau orangnya jelek, saya tidak mau lho,” kata Megawati ketika membuka Rakernas III PDI Perjuangan di Hotel Clarion, Makassar, kemarin (27/05).

Pernyataan ketua umum (Ketum) PDIP itu tentunya menutup peluang bagi alternatif sosok perempuan yang namanya sempat diwacanakan. Misalnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta. Asumsi itu menguat. Sebab, sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung juga menyampaikan bahwa belum ada satu pun bakal cawapres perempuan yang terjaring PDI Perjuangan untuk disurvei.

Megawati sudah menyatakan bersedia dicalonkan kembali sebagai capres 2009 pada Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, 8-11 September 2007. Sejak itu, pertanyaan besar yang masih belum terjawab adalah siapa yang akan ditetapkan menjadi cawapres Megawati.

DPP PDI Perjuangan sendiri mencoba menggunakan survei sebagai instrumen untuk melihat popularitas masing-masing kandidat. Dua lembaga survei yang masih dirahasiakan diminta untuk mengecek langsung di lapangan.

Kabarnya, salah satu lembaga survei itu adalah LSI pimpinan Denny J.A. Sampai sekarang, sudah dua kali, kedua lembaga itu melakukan survei secara terpisah. Masih ada tiga putaran survei lagi antara Mei-November.

Sepanjang periode itu, DPP tetap menampung masukan alternatif nama dari DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Indonesia. Keputusan final baru diputuskan melalui Rakernas IV PDI Perjuangan di Solo, November 2008.

Tapi, berapa sebenarnya jumlah bakal cawapres pendamping Mega yang sudah masuk list DPP untuk disurvei? Bila dihitung, spekulasi nama yang marak beredar di media, paling maksimal hanya berputar pada sepuluh nama. Mereka, antara lain, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan KSAD Ryamizard Ryacudu, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Surya Paloh. Ada juga Jusuf Kalla, Wiranto, Sultan Hamengku Buwono X, Akbar Tandjung, Hasyim Muzadi, dan Jimly Asshiddiqie.

Padahal, bila ditanya, Pramono Anung selalu menjawab “lebih dari sepuluh”. Jadi, siapa nama yang kesebelas? Jawabannya ternyata Chairman Grup Jawa Pos Dahlan Iskan.

“Banyak SMS yang masuk ke kami, mendorong nama Pak Dahlan untuk menjadi nominasi cawapres Ibu (Megawati, Red). Tentunya, kami inventarisasi, pasti ikut disurvei, dan ditawarkan ke struktur partai,” kata sumber Jawa Pos di DPP PDI Perjuangan.(pri/mk)

27
Mei
08

( RAKERNAS III ) Singgung Kemiskinan, Mega Menangis

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI Perjuangan ) Megawati Soekarnoputri tak bisa menahan haru. Matanya berkaca – kaca, suaranya parau ketika ia menyinggung soal kemiskinan dalam pidato pembukaan Rakernas III PDI Perjuangan di Hotel Clarion Makassar, Selasa Siang ini ( 27/5 ).

Kata Mega di depan 1, 300 peserta Rakernas, ” Apakah hati anda tidak tersentuh, ketika melihat seorang ibu tega membunuh anaknya lalu membunuh dirinya sendiri karena kemiskinan yang mereka hadapi “. Menurut Presiden RI ke – 5 itu, kemiskinan bukan persoalan besaran pendapat per – kapita yang selama ini diperdebatkan oleh pemerintah dan para pihak yang mengkritik pemerintah. Mega menyebut, kemiskinan adalah cermin dari kerawanan yang dihadapi rakyat. ” Tidak ada kepastian masyarakat untuk dapat mengakses kehidupan yang lebih baik “. tandas putri Proklamator Bung Karno.

Untuk itu, Mega meminta kader PDI Perjuangan yang masih terlelap tidur untuk segera bangun. Dan bagi kader PDI Perjuangan yang sudah terjaga, untuk bangkit dan bekerja keras memajukan bangsa. Acara Rakerna III di kampung Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla tersebut akan berlangsung hingga Kamis ( 29/5 ). Pengamat Politik Sukardi Rinakit dan Ekonom UGM Revrisond Baswir akan memberikan kuliah umum bagi ribuan kader peserta Rakernas PDI Perjuangan.

26
Mei
08

13.000 Buruh Kepung Istana Pagi Ini


JAKARTA, SENIN – Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM belum selesai. Senin (26/5), sekitar 13.000 buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia berencana menggelar aksi di depan Istana Negara pukul 09.00. Mereka datang dari  Kota Bekasii, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Karawang, Purwakarta dan Bandung.

Masih dengan isu yang sama Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sekitar pukul 10.00 WIB menggelar aksi di depan gedung DPR/MPR RI. Unjuk rasa diikuti oleh sekitar 300 orang denagn tuntutan menolak kenaikan harga BBM dan menyampaikan Tujuh Gugatan Rakyat, massa direncakan berkumpul di bundaran Psikologi UI Depok.

Informasi yang diperoleh dari Pusat Pengendali Lalu Lintas (Traffic Management Control/TMC) Kepolisian Daerah Metro Jaya menyebutkan, sekitar pukul 11.00 WIB ini 200-an mahasiswa Universitas Nasional (UNAS) akan kembali berunjukrasa di depan Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan untuk meminta pembebasan rekan-rekan mereka yang masih ditahan pascabentrok di kampus UNAS Sabtu pagi lalu.

Jika tidak ada kepentingan mendesak, para pengguna jalan diimbau untuk menghindari jalan-jalan tersebut agar tidak terjebak kemacetan.

26
Mei
08

Lowongan Perminyakan di Saudi Arabia

Al-Khafji Joint Operations (KJO), sebuah joint operations 50%-50% antara ARAMCO Saudi dan Kuwait Gulf Oil Co. di lapangan migas Khafji, offshore teluk Persia, saat ini sedang mencari tenaga engineer profesional seperti tercantum di bawah.

Insha Allah KJO akan datang ke Jakarta untuk mengadakan interview pada tanggal 29 Juni 08. Bagi engineer yang tertarik untuk dapat mengirim lamarannya dan CV ke alamat email di bawah.

Salam,
A. Johan
Al-Khafji, KSA
From: Shamnad Shamsuddin [mailto:ahkhafji@sahara. com.sa]
Sent: Sunday, May 25, 2008 1:03 PM
To: Johan Arwansyah; A Majeed Palathingal; Shafique Ahmad; Rajeevan P P; Shery K. Isaac; ‘Shabu Varghese’
Subject: Oppurtunity in KJO

Dear All,
You are hereby requested send us CV’s for the following vacancies under PMSS Contract.

1. Tender and Contract Admin.
2. Safety Engineer.
3. Facilitator, Wireline Operations.
4. Supervisor, processing data management system.
5. IT System Auditor.
6. Petroleum Engineer- Production.
7. Process Engineer-Production .
8. Mechanical Engineer
9. Mechanical Specialist
10. Electrical Engineer
11. Electrical Specialist
12. Instrument Engineer

Please find attached Job descriptions

Qualified CVs for any of the posts above can be forwarded to me on email ahkhafji@sahara. com.sa for submission and shortlisted candidate would be call up for interview in India and Indonesia mind June 2008.

With Regards,

____________ ______
Shamnad Shamsuddin
Al-Hugayet Group
Al-Khafji
Fax : 00-966- 3 -7660960
www.alhugayet. com

25
Mei
08

PDI Perjuangan-PKB Siapkan Hak Angket

Sumber: Jawa Pos, 25 Mei 2008

Kenaikan harga BBM yang diumumkan pemerintah Jumat (23/5) direaksi partai politik. Mereka yang sejak awal menolak kebijakan itu akan menggunakan haknya di DPR. PDI Perjuangan dan PKB siap meluncurkan hak angket (menyidik). PKS terlebih dahulu memulai dengan hak interpelasi (bertanya).
Sekjen DPP PDI Perjuangan Pramono Anung mengatakan telah memerintahkan fraksinya menolak kenaikan harga BBM. “Kami telah perintahkan agar fraksi memakai haknya di DPR. Misalnya, hak angket untuk menegaskan penolakan tersebut,” katanya.

Menurut dia, penolakan yang dilakukan partainya bukan didasari rasa emosional semata sebagai partai oposisi. “Logika kami adalah logika rakyat. Jadi, kebijakan soal BBM ini bukan hanya asal beda dengan pemerintah,” tambahnya.

Apakah yakin hak anggota tersebut disetujui DPR? “Saya masih sangat yakin karena semua ini berhubungan dengan nasib rakyat yang telah dibuat menderita,” ujar Pramono.

Sesuai Tata Tertib DPR pasal 176 ayat (1), hak angket bisa diajukan oleh sekurang-kurangnya 10 orang anggota dewan. Selanjutnya, usul tersebut diputuskan di sidang paripurna DPR, apakah diterima atau tidak sebagai hak kelembagaan.

Hal serupa dilakukan PKB. “Kami langsung instruksikan fraksi di DPR untuk menggunakan hak angket,” tegas Ketua Umum DPP PKB hasil MLB Parung Ali Masykur Musa saat memberikan keterangan pers di Kantor DPP PKB, Jl Kalibata Timur, Jakarta, kemarin (24/5). Menurut dia, hak menyatakan pendapat itu paling sesuai untuk konteks kebijakan kenaikan harga BBM.

“Paling tepat karena bisa mengonfrontasi dan membuktikan kebijakan pemerintah adalah salah,” ujar Ali Masykur. Dia mengatakan, kebijakan yang dinilai menyengsarakan rakyat tersebut akan secara konsisten ditolak bersama sejumlah fraksi lain.

Ali Masykur menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan fraksi-fraksi di DPR untuk menggalang kekuatan bersama-sama menolak kenaikan itu. “Setidaknya, kami sudah berkoordinasi intens dengan PDIP dan PKS,” ungkapnya.

Menyikapi keputusan kenaikan harga BBM tersebut, Ketua FPKS Mahfudz Siddiq memastikan bahwa fraksinya akan menggunakan hak konstitusional anggota dewan seperti FPDIP dan FKB. Namun, mereka akan lebih mendahulukan hak interpelasi, bukan hak angket. “Kami minta presiden menjelaskan dulu,” ujarnya.

Menurut dia, presiden harus menyampaikan argumentasi mengapa opsi kenaikan BBM yang diambil, sedangkan berbagai usul alternatif lain diabaikan. “Perlu ditanyakan juga mengapa sejak kenaikan BBM pada 2005, tidak ada kebijakan terobosan di sektor energi,” ujarnya.

Mahfudz menyebut kenaikan harga BBM di awal peringatan seratus tahun Kebangkitan Nasional merupakan kado pahit dari SBY-JK kepada rakyat. “Diabaikannya alternatif opsi yang ditawarkan banyak pihak justru menjadi pukulan yang melemahkan semangat masyarakat untuk bangkit,” tegasnya. (dyn/pri)

23
Mei
08

SIARAN PERS DPP PDI PERJUANGAN

Rakernas III PDI Perjuangan:

Mantapkan Konsolidasi Partai Secara Menyeluruh,

Songsong Pemenangan di 2009

Rapat DPP PDI Perjuangan yang dipimpin oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri, Selasa (22/3) kemarin melakukan pembahasan secara mendalam dan intensif mengenai beberapa hal terkait kelangsungan roda organisasi Partai dalam rangka mempersiapkan pemenangan PDI Perjuangan dalam pemilu legislatif dan pemenangan Hj. Megawati Soekarnoputri dalam pilpres 2009 mendatang.

Satu agenda penting yang menjadi pembahasan dalam rapat kemarin siang adalah menyangkut rangkaian kegiatan Partai dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan yang akan diselenggarakan di Makassar, Selasa-Kamis, 27-29 Mei mendatang.

Rakernas merupakan ajang pemantapan konsolidasi Partai secara nasional dan menyeluruh, khususnya pemantapan kesiapan Partai menghadapi ajang akbar demokrasi di Indonesia tahun 2009 mendatang, yaitu pemenangan PDI Perjuangan dalam pemilu legislatif dan pemenangan Ketua Umum Hj. Megawati Soekarnoputri sebagai calon Presiden dari PDI Perjuangan dalam pemilu presiden 2009.

Agenda pembahasan dalam Rakernas nanti adalah sekitar pemantapan konsolidasi Partai. Selain itu, dalam Rakernas juga akan disosialisasikan SK DPP mengenai Penjaringan dan Penyaringan caleg dari PDI Perjuangan dalam pemilu legislatif, pemaparan program BP Pemilu dan BP Presiden. Lebih dari itu, arahan dari Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) DPP PDI Perjuangan HM Taufiq Kiemas dan Sekjen Pramono Anung akan menjadi acuan semangat kerja bagi kader Partai untuk mensukseskan agenda Partai ke depan

Terkait penjaringan dan penyaringan para calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan dalam pemilu mendatang PDI Perjuangan menyaratkan kader-kader Partai yang mampu bekerja keras serta kader-kader Partai yang sudah terbukti loyalitas dan berdedikasi tinggi untuk Partai.

Di samping itu, kehadiran orang muda dengan pertimbangan terhadap kemampuan, semangat dan tekadnya dalam menegakkan panji-panji serta ideologi PDI Perjuangan, yaitu Pancasila 1 Juni 1945 memperoleh porsi yang cukup berarti dalam penyusunan caleg Partai.

Wassalam,

Ir. H. Daryatmo Mardiyanto

Ketua DPP Bidang Informasi dan Komunikasi

23
Mei
08

Pemerintah RI Resmi Umumkan BBM Naik

Hal yang paling dikhawatirkan oleh masyarakat Indonesia akhirnya terjadi juga. Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan Bahan Bakar Minyak ( BBM ). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Purnomo Yusgiantoro didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Perindustrian Fahmi Idris serta Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie memberikan keterangan kepada pers tentang kenaikan harga BBM.

Seperti sudah diduga sebelumnya, kenaikan harga BBM jenis premium, solar, dan minyak tanah yakni berkisar 28, 7 persen seperti halnya dibawah ini

  1. Premium : Rp 4. 500,- menjadi Rp 6. 000,- / liter
  2. Solar : Rp 4. 300,- menjadi Rp 5. 500,- / liter
  3. Minyak Tanah : Rp 2. 000,- menjadi Rp 2. 500,- / liter

Penetapan kenaikan harga BBM ini berlaku mulai Sabtu ( 24/5 ) pukul 00.00 WIB.

22
Mei
08

Terkait TKI, HAM AS Kecam Peradilan Saudi

(RIYADH) – Pengadilan Arab Saudi mendapat kecaman dari kelompok hak asasi manusia AS, Human Rights Watch (HRW), setelah pengadilan itu menolak tuduhan atas majikan yang menyiksa Nour Miyati,seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Periset senior di divisi wanita HRW, Nisha Varia, mengatakan Nour Miyati yang kehilangan jari-jari tangan dan kakinya akibat penyiksaan itu mendapat pukulan setiap hari dan dipaksa bekerja sepanjang hari tanpa istirahat. Majikan itu juga memukul hingga sebuah gigi Nour Miyati lepas dan sebelah matanya rusak.

Menurutnya, jari-jari tangan dan kaki Nour Miyati harus diamputasi karena terlambat menerima perawatan yang mengakibatkan lukanya membusuk dan dapat menyebabkan kematian serta kekurangan gizi.

Namun dalam persidangan di Riyadh, Senin (19/5), pengadilan justru mencabut tuduhan-tuduhan terhadap majikan yang sebelumnya telah mengaku menyiksa Nour Miyati. Dia dihukum lebih rendah dari tuntutan dengan hukuman cambuk 35 kali. Sedangkan Nour Miyati diberikan uang sekitar US$ 670 karena luka yang dideritanya.

“Keputusan yang kejam ini memberikan satu pesan berbahaya kepada para majikan Arab Saudi bahwa mereka dapat memukul para pembantu rumah tangga tanpa mendapat hukuman, dan para korban memiliki harapan kecil bagi keadilan,” kata Nisha Varia.

Sementara itu, para pejabat Arab Saudi yang ingin dimintai komentar mengenai berita itu tidak bisa dihubungi.

Organisasi-organisa si HAM mengatakan banyak pembantu rumah tangga bekerja dalam situasi sulit, tidak mampu berbahasa Arab dan sering mengalami penyiksaan oleh para majikan mereka.(wns)




RUBRIK

Sekretariat

A/n. SHARIEF RACHMAT P. O. Box 11173 Jeddah 21453 Fax. +966 2 645 6240 Hp. +966 507 371 256

KALENDER

Mei 2008
S S R K J S M
    Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031