Arsip untuk Juli, 2008

31
Jul
08

Angka 28, Ayam Jago Siap Tempur

WARGA PDI Perjuangan harus bersyukur dengan nomor urut 28 yang diperoleh partai berlambang banteng bermoncong putih ini dalam Pemilu 2009. Pasalnya, angka 28 merupakan simbol petarung tangguh yang siap memenangkan pertempuran. Angka 28, menurut Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Mangara Siahaan, dalam masyarakat Tionghoa sebagai simbol ayam kinantan. “Ayam kinantan merupakan jago tempur yang selalu menang dalam pertempuran. Ini positif bagi kita, untuk memenangkan pemilu dan pilpres 2009,” ungkap Mangara Siahaan di sela Rakerdasus PDI Perjuangan Jawa Timur, di aula DPD PDI Perjuangan Jatim, Rabu (30/7).

Ayam jago, lanjut Mangara, juga bermanfaat bagi semua orang, karena setiap menjelang fajar selalu berkokok sehingga membangunkan orang dari tidurnya. Sehingga, PDI Perjuangan pun juga akan bermanfaat bagi rakat di republik ini.

Mangara juga menginformasikan, dalam pelaksanaan pemilu 2009 nanti tidak lagi dengan coblosan seperti pemilu sebelumnya. Menurut Mangara, coblosan itu nantinya diganti dengan pemberian tanda centang (mencontren) pada bidang yang disediakan.

“Jadi nantinya pemilih cukup memberi tanda centang pada pilihannya dengan bolpen. Ini merupakan hal yang baru sehingga perlu ada sosialisasi pada pemilih,” ujar Mangara.

Pemilih tua, lanjut Mangara, tentu akan menemui kesulitan saat pencoblosan. Apalagi kalau yang bersangkutan berkaca mata. Oleh karena itu, lanjut dia, jajaran pengurus DPD, DPC sampai tingkat terbawah harus mensosialisasikan pelaksanaan coblosan dengan memberi tanda centang tersebut. “Termasuk para caleg, harus mensosialisasikan mulai sekarang,” katanya. (pri)

31
Jul
08

Megawati Soekarnoputri: Indonesia Bisa Menjadi Contoh Bagaimana Atasi Konflik

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekarnoputri, mengatakan keberagaman adalah karakteristik Indonesia, beragam suku bangsa dengan budaya dan agama berbeda hidup bersama, karena toleransi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan berbangsa.”Bangsa Indonesia mengenal semboyan Bhineka Tunggal Ika dalam melihat perbedaan dan keragaman, Meski berbeda-beda tetap satu, meski terdapat bermacam-macam pandangan politik, agama,budaya, Indonesia tetap satu jua” kata Ketua Umum Megawati saat berpidato di acara Internasional Conference of Islamic Scholars (ICIS) III, di Jakarta, Rabu (30/7). Calon Presiden dari PDI Perjuangan untuk pemilu 2009 ini menjelaskan, keberagaman adalah kekuatan Indonesia dari sana mayarakat belajar hidup berdampingan dengan baik. “Diperkuat dengan diambilnya Pancasila sebagai ideologi bersama untuk Indonesia merdeka,” ujarnya. Di hadapan peserta ICIS yang mewakili negara Islam se Dunia, Putri Proklamator RI Bung Karno ini mengatakan bahwa Indonesia bisa mejadi contoh bagi bangsa lain dalam mengatasi konflik, sebab Indonesia berpengalaman mengelola pluralitas dan mengatasi konflik dengan baik. “Banyaknya konflik di berbagai negara belakangan ini, membuat Indonesia bisa jadi contoh perdamaian dan keberagaman,” tukas Ketua Umum Megawati.[kin]

31
Jul
08

Hasil Survey RDI: PDI Perjuangan Partainya Wong Cilik

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) merupakan Partai yang palig mewakili aspirasi masyarakat kecil atau “wong cilik” yang selama ini menjadi konstituen PDI Perjuangan. Partai yang dipimpin oleh Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, ini juga diprediksi akan mampu memenangkan pemilu legislatif 2009.Demikian hasil survey yang dirilis oleh Riset and Development Institute (RDI) hari ini, Kamis (31/7) di Hotel Milenium, Jalan Fachruddin, Jakarta. “PDI Perjuangan mengungguli partai Golkar dengan 26,3 persen, sedangkan Golkar 24,6 persen,” Direktur Indonesian RDI, Nofrida Mardica. Survei RDI ini dilakukan dari tanggal 5-12 Juli terhadap 2600 respenden yang tersebar di 33 Provinsi dengan proporsi kota 57,3 persen dan desa 42,7 persen. “Tingkat kepercayaan survey ini sebesar 95 persen dengan sampling error sebesar 1,9 persen 2009,” imbuhnya. Partai yang diketuai oleh calon Presiden dari PDI Perjuangan dalam pemilu 2009 mendatang ini unggul karena mampu membela wong cilik, terutama pada kebijakan menilak kenaikan Bahan Bakar Minyak. “Partai yang paling dipercayai mewakili aspirasi wakil rakyat adalah PDI Perjuangan dengan selisih tipis dengan Partai Golkar,” pungkas Nofrida Mardica.[kin]

31
Jul
08

PDI Perjuangan USA Bentuk PAC Washington DC

Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) Korwil USA telah membentuk Pengurus Anak Cabang Washington D C yang pelantikannya dilaksanakan di Sekretariat PDI Perjuangan Korwil USA. Ini sesuai dengan SK No.022/KWL-USA/V/2008 tgl 10 Mei 2008.

Dengan terbentuknya PAC Washington DC, seperti yang diungkapkan Ketua PDI Perjuangan USA, Bernhard W.J. Lapian dalam surat elektroniknya kepada redaksi, PDI Perjuangan Korwil negeri “Paman Sam” itu kini memiliki 3 Anak Cabang, diantaranya cabang Indianapolis (IN), cabang Charlotte (NC), dan cabang Washington (DC).

“Pada tanggal 12 April 2008, Anak Cabang Indianapolis telah mengadakan kegiatan bekerjasama dengan Indiana University dan Perdue University yang bertempat di Indianapolis dengan nama acaranya Indonesia Night yang dihadiri sekitar 500 orang terdiri dari Mahasiswa, dan masyarakat Indonesia yang tinggal di Indianapolis,” terang Bernhard didampingi Wakil Sekretaris Bonietta Alimin.

“Acara “Indonesia Night” juga dilaksanakan oleh Anak Cabang Charlotte pada tanggal 17 Mei 2008 yang bekerjasama dengan American Assocation yang dihadiri oleh Walikota dari City Charlotte juga masyarakat yang tinggal di Charlotte,” lanjut Bernhard.

Sedangkan untuk Anak Cabang Washington, Ketua PDI Perjuangan USA ini melanjutkan, rencananya akan mengadakan “silence campaign” pada acara Bazar KBRI dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang digelar di Wisma KBRI (Rumah Dubes), dengan memakai kaus kemeja di dada kiri memakai logo PDI Perjuangan dengan tulisan di bawahnya PDI Perjuangan USA.

Untuk mengetahui informasi tentang PDI Perjuangan Korwil USA mendatang, sekarang sedang dibuat Webside: www.pdipusa.com. yang saat ini sedang dalam proses pengembangan dan direncanakan selesai pada tanggal 31 Juli 2008. “PDI Perjuangan USA berhadap dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam memenangkan pemilu legislatif 2009 dan memenangkan Megawati Soekarnoputri dalam pilpres 2009,” pungkas Bernhard. [ikin/laporan dari PDI Perjuagan USA]

30
Jul
08

Majikan Cemburu, TKW Dipasung dan Disiksa

Liputan6.com, Purwakarta: Malang nian nasib Ipon Fatimah. Tenaga kerja wanita asal Kampung Krajan, Bojong, Purwakarta, Jawa Barat ini menjadi korban kekerasan majikannya selama bekerja di Arab Saudi. Ipon selama tiga pekan dipasung di rumah majikannya. Selama dipasung Ipon sering mendapat siksaan. Selain itu, gaji Ipon juga tidak pernah dibayar.

Menurut Ipon kepada SCTV, belum lama berselang, penyiksaan yang dialami dirinya disebabkan sang istri majikan cemburu kepadanya. Berkat bantuan temannya Ipon bisa keluar dari rumah majikannya. Pihak keluarga berharap perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia yang mempekerjakan Ipon bertanggungjawab atas kasus kekerasan tersebut.(IAN/Syamsu Nursyam)

22
Jul
08

PDIP Galang Anak Muda

Muhammad Nur Hayid – detikNews

Jakarta – PDI Perjuangan  (PDIP) tidak mau hanya menjadi nomor 2 seperti pada Pemilu 2004 lalu. Penggalangan terhadap kelompok pemilih muda terus dilakukan. Salah satunya dengan mengelar kaderisasi nasional kader muda PDIP.

“Kita ingin membidik kaum muda dan pemilih pemula. Taruna Merah Putih (TMP) sebagai sayap partai sekarang punya 300 ribu anggota kelompok muda. Dalam waktu 3 bulan lagi kami siapkan 500 ribu kader,” kata Ketua TMP Maruarar Sirait dalam pembukaan kaderisasi nasional kader muda PDIP angkatan I di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2008).

Sementara itu Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kader TMP mematangkan ideologi perjuangan PDIP. Dengan kader-kader yang kuat itulah, PDIP akan dapat memenangkan pemilu 2009.

“Sebenarnya bukan hanya slogan yg paling utama. Kader itu sadar penuh tujuannya. Dia juga harus siap ditempatkan di mana saja. Kader itu berbeda dengan anggota, simpatisan dan pendukung,”  kata Mega dalam sambutanya.

Acara yang dihadiri 96 kader dari berbagai provinsi ini akan berlangsung sampai 25 juli 2008. Seluruh acara akan di fokuskan memahami ideologi perjuangan PDIP guna mencetak kader yang militan untuk memenagkan PDIP.(yid/asy)

16
Jul
08

Anggota PPLN tahun 2009 Arab Saudi

Pada tanggal 15 Juli 2008, KJRI Jeddah, Arab Saudi mengundang seluruh Perwakilan Partai Politik dan Organisasi Masyarakat untuk memilih dan memutuskan calon Anggota PPLN tahun 2009 Arab Saudi. Dan inilah nama – nama yang akan menjadi Anggota PPLN tahun 2009 di Arab Saudi sebagai berikut :

  • Syekh Razie Ali ( Manager Western Union Saudi Arabia )
  • Jhonny Arifin Al Abbasy ( Ketua KEMASS Saudi Arabia )
  • Zen Khalis ( Ketua Persatuan Indonesia di salah satu kota terpencil Saudi Arabia )
  • Slamet Royani Marhan ( Manager Family Policlinic Jeddah )
  • M. Siddiq Muhiddin ( Tokoh Agama )
  • Bambang Sudaryono ( Kepala Perhubungan KJRI Jeddah )
  • M. Yahya ( BPKRT KJRI Jeddah )
16
Jul
08

Puan Maharani, Penerus Megawati

Ngawi, 16 Juli 2008 17:42
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara resmi memperkenalkan putri tunggalnya, Puan Maharani, sebagai penerusnya kepada publik, dalam kampanye pemilihan gubernur Jawa Timur di Lapangan Kabupaten Ngawi, Rabu (16/7).

Dalam kampanye hari terakhir dari rangkaian kunjungannya selama tiga hari di Jawa Timur itu, Megawati sengaja mendahulukan Puan Maharani untuk tampil berbicara di depan publik.

“Saya adalah Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan di DPP PDI Perjuangan. Saya mengajak dari Kabupaten Ngawi muncul pula kader-kader perempuan yang cantik, mumpuni, berkualitas dan loyal terhadap partai,” kata Puan, disambut yel-yel oleh sekitar 12 ribu orang yang hadir dalam kampanye itu.

Dengan gayanya yang malu-malu, Puan Maharani meminta kesediaan kader dan simpatisan partainya untuk mendukung dirinya dalam meneruskan perjuangan eyangnya (Bung Karno) dan ibundanya (Megawati Soekarnoputri).

“Ayo dukung saya, juga dukung ibu saya sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan untuk dimenangkan pada Pilpres 2009 mendatang,” katanya dalam sambutan singkatnya selama sekitar tiga menit itu.

Megawati Soekarnoputri yang mendapat kesempatan berpidato setelah Puan, mengatakan, dirinya memang sudah mempersiapkan Puan Maharani sebagai penerusnya.

“Saya minta doa restu dari seluruh massa PDIP agar Puan Maharani dapat terus mengembangkan kualitas pribadi dan integritasnya kepada partai dan negara,” tegas Megawati.

Pada bagian lain, Megawati tetap mengulang permintaannya di beberapa panggung kampanye sebelumnya tentang hak dan kewajiban konstitusional warga negara melalui berbagai jenjang pemilu, seperti pemilihan kepala daerah, pemilu legislatif, dan pemilihan presiden.

“Jangan terjebak pada kepentingan-kepentingan pribadi dan acuh tak acuh terhadap kewajiban menggunakan hak pilih sebagai warga negara yang baik,” katanya.

Megawati mengajak kader PDIP untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim dari PDIP Sutjipto dan Ridwan Hisyam pada 23 Juli mendatang. [TMA, Ant] Gatra

16
Jul
08

Mega Ajak Kadernya Lebih Peduli Wong Cilik

Madiun, 16 Juli 2008 11:44
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak para kadernya agar lebih perduli kepada kaum tani, buruh, nelayan, pedagang informal dan “wong cilik” lainnya, dengan masuk-keluar kampung.

Sejumlah desa termasuk di Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim) mendapat kunjungan mantan Presiden RI yang ingin mencalonkan diri lagi itu, Rabu pagi (16/7), dalam rangkaian road show keliling Provinsi Jawa Timur.

Di Sugiwharas, Megawati Soekarnoputri didampingi Sekjen DPP PDI Perjuangan, Pramono Anung, beberapa Ketua DPP seperti Daryatmo Mardiyanto, Mindo S Sianipar dan Adang Ruchiyatna, didaulat rakyat untuk meresmikan pasar desa hasil swadaya masyarakat dengan biaya lebih dari Rp1 miliar.

“Semangat gotong royong membangun pasar tradisional, membuktikan kita bisa terus berjaya,” katanya dari atas panggung tempat ia berdialog dengan sekitar 5.000 orang, dengan latar belakang terpampang motto `Mbangun Deso Noto Kutho`.

Namun dalam setiap kesempatan berbicara, Megawati Soekarnoputri, memperkenalkan duet pasangan yang diusung partainya dalam pertarungan ketat memperebutkan posisi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2008-2014.

Sebagai satu-satunya tokoh yang secara resmi menyatakan maju pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, Megawati Soekarnoputri pun tak menyia-nyiakan kesempatan bertemu rakyat memaparkan program-program strategis ke masa depan.

Selain itu, ia mengungkapkan keberhasilan partainya memenangi 14 dari 26 pemilihan gubernur se-Indonesia, dimulai di ibukota negara RI, Provinsi Banten, Sulut, Kalteng, Papua, Sulsel, dan seterusnya, termasuk empat provinsi selang dua bulan terakhir (Jateng, NTT, Maluku juga Bali).

“Ini hasil `ngamen` saya dan seluruh kader. Saya harap, di daerah kelahiran ayah saya, Bung Karno, yakni Jawa Timir, juga berhasil dimenangkan. Setuju,” teriaknya, yang dijawab oleh masyarakat secara spontan, “siap!”.

PDI Perjuangan mengusung calon wakil gubernur (cagub) Sutjipto (mantan Sekjen DPP, juga Wakil Ketua MPR RI) dan calon wakil gubernur (cawagub) Ridwan Hisjam (Ketua DPD Ormas Kosgoro 1957, mantan Ketua DPD Partai Golkar Jatim serta pernah jadi anggota DPR RI).

Wong Cilik

Dalam kunjungan tiga hari sejak Senin (14/7) terkait dengan kampanye Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) di sejumlah kabupaten, kota, dan juga tingkat provinsi, Megawati Soekarnoputri lebih suka melakukan tatap muka dan dialog dengan kalangan “wong cilik”.

Pertemuan dari hati ke hati itu diawali dengan silaturahmi bersama kalangan alim ulama, pimpinan Pondok Pesantren, para kader partai serta kaum perempuan di Probolinggo, kemudian Pasuruan (Senin, 14/7).

Di hari kedua (Selasa, 15/7), aksi turun kampung Megawati Soekarnoputri dimulai dengan pertemuan bersama komunitas petani apel dan masyarakat sekitar perkebunan apel di Kota serta Kabupaten Malang, di Batu Malang.

Lantas, diselingi aksi panggung di depan sekitar 10 ribu orang di GOR Ken Arok (Malang) dan Alun-alun Jombang yang dihadiri lebih dari 10 ribu kaum Nahdliyin), Megawati Soekarnoputri juga mampir dua kali di warung rakyat di Pujon, kabupaten Malang, serta di kios nasi pecel Jl Agus Salim, Madiun.

Sebelum mengakhiri `road show` hari keduanya, anak sulung almarhum Bung Karno yang disertai putrinya, Puan Maharani, menyempatkan berbicara sekaligus menyerahkan “Gunungan` kepada dalang Ki Manteb Soedarsono pada acara wayangan semalam suntuk dengan rakyat Nganjuk.

Acara di Alun-alun pusat Kabupaten Nganjuk itu mampu menyedot perhatian sekitar 5.000 orang dari berbagai latar belakang, terutama wong cilik.

Di hari ketiga ini (6/7), setelah mengawali kegiatannya di Desa Sugihwaras, para petinggi partai kepala banteng “moncong putih” itu bersilaturahmi dengan para kader di Kantor BP Madiun, berkampanye untuk Sutjipto-Ridwan Hisjamdi kecamatan Ngawi, kabupaten Ngawi, termasuk menyerahkan bibit padi jenis `MSP` (Mari Sejahterahkan Rakyat) di lapangan Masopati, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan. [TMA, Ant] Gatra

13
Jul
08

PDIP Optimistis Bakal Menangi Pilkada Jatim

JAKARTA,SENIN - Sukses memenangkan calonnya di sejumlah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) percaya diri. Sekretaris Jenderal PDIP, Pramono Anung optimistis, kemenangan juga akan mereka peroleh di Pilkada Jatim. Meski, Jatim selama ini identik sebagai kandang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Peluang kami cukup besar di Pilkada Jatim. Sebab, hanya calon dari PDIP satu-satunya yang murni nasionalis, sementara calon lainnya berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU),” ujar Pramono Anung usai acara deklarasi kampanye damia parpol peserta Pemilu 2009 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (12/7) malam.

Di Pilkada Jatim yang akan dilaksanakan 23 Juli mendatang, PDIP mengusung duet Soetjipto- Ridwan Hisjam (SR). SR akan berebut suara dengan calon-calon dari Nahdliyin. Yakni mantan Ketua PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang berpasangan dengan Mudjiono (Kaji). Mantan ketua PWNU Jatim, KH Ali Maschan Moesa yang menjadi pendamping cagub Partai Golkar, Soenarjo (Salam). Calon yang diusung PKB, Achmady-Suhartono (Achsan). Juga, mantan Ketua PP GP Ansor Syaifullah Yusuf yang mendampingi Soekarwo (Karsa).

Anung menegaskan, tampilnya empat calon di Pilkada Jatim yang berlatar belakang NU, akan membagi suara kaum nahdliyin. “Figur yang diusung PDIP di Pilkada Jatim cukup menjual. Kenyataannya, sekarang ini survei menyebut popularitas SR naik terus,” sambung politisi kelahiran Kediri ini.

Tak hanya diuntungkan dengan figur populer dan sebagai satu-satunya kandidat nasionalis, Pramono juga menyebut mesin partai PDIP yang sudah terbukti efektif di sejumlah Pilkada, juga akan banyak menentukan perolehan suara SR. Ia mengatakan, dari 26 penyelenggaraan Pilkada Gubernur, PDIP mampu menang 14 kali. Dan mayoritas diperoleh PDIP sendirian (tanpa koalisi dengan parpol lain), diantaranya di Pilkada Jateng Juni lalu. Juga Pilkada Bali pada Rabu (9/7) pekan lalu. “Itu menjadi bukti bahwa PDIP punya pengalaman untuk menggerakkan mesin partai secara maksimal,” lanjut Pramono.

Terkait kampanye PDIP menghadapi Pemilu 2009, Pramono mengaku belum mengetahui dana yang dibutuhkan selama kampanye sembilan bulan ke depan. Ia hanya menyebut, dibanding partai besar lainnya, dana kampanye PDIP tidka terlalu besar. Pramono menegaskan, sumber dana PDIP untuk pendanaan kampanye juga dilakukan secara gotong royong, seperti yang selama ini mereka lakukan dalam setiap kampanye Pilkada. “Kenapa PDIP bisa banyak menang, karena kegotongroyongan itu yang menjadi kekuatan partai saat ini,” ujar dia

Hadi Santoso
Sumber : Persda Network ( Kompas )




RUBRIK

Sekretariat

A/n. SHARIEF RACHMAT P. O. Box 11173 Jeddah 21453 Fax. +966 2 645 6240 Hp. +966 507 371 256

KALENDER

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031