Budaya gotong royong bangsa Indonesia sudah mulai luntur menjadikan masalah sosial semakin memperhatinkan, banyak anak-anak terlantar dipingiran jalan membuat sedih hari seorang Ibu Titin, Wali murid yang sudah membangun TPQ untuk anak-anak jalanan, yang mengungkapkan perasaan kepada Ketua Umum Hj.Megawati Soekarnoputri saat berdialog di SDN Kayuringin Jaya XXIII, Kota Bekasi, Kamis (12/02).
“Saya senang sekali kalau ibu Titin mempunyai kreativitas, karena yang saya sayangkan budaya gotongroyong sudah milai luntur.Coba perhatikan kalau ibu-ibu yang di sini mempunyai persepsi dan perasaan yang sama dengan ibu Titin,” kata Ketua Umum Hj Megawati Soekarnopitri di hadapan para guru dan wali murid pagi tadi.
Menurut Ketua Umum, masalah seperti ini dikarenakan Ibu-ibunya banyak dengan kesibukan sendiri, sering kali menelantarkan anak-anaknya sendiri. “Anak-anak yang dijalan pasti mempunyai orang tua, malah anak-anak yang dijalan itu disuruh oleh orang tuanya sendiri untuk mencari tambahan uang, ini yang menjadi problem, anak-anak jalanan mendapatkan dampak sosial yang sangat besar,” ungkapnya
Di samping banyaknya anak-anak yang dipinggir jalan mencari uang, Ketua Umum juga mengingatkan akan bahaya penyakit penular HIV/AIDS. Indikasinya, menurut beliau, anak jalanan justru memperhatinkan, justru mereka ini banyak yang sudah kena, sangat memperhatinkan. “Jadi Ibu-ibu saya juga minta supaya, mari bergotong-royong, bagaiman saling menjaga,” lanjut Hj Megawati Soekarnoputri.
Untuk itu tokoh nasional yang dicalonkan PDI Perjuangan sebagai Presiden RI ini mengajak masyarakat Bekasi, khususnya para wali murid yang hadir untuk bergotong royong mengatasi persoalan-persoalan tersebut.
“Mari bergotong royong saling menjaga. Ini semua promlem kita, bukan hanya problem saya semata, walikota semata, tapi seluruh masyarakat harus bergotong royong kembali, membentuk bagaimana masyarakat Indonesia suka bergotong royong, salang menolong satu sama lain tidak berpikir untuk dirinya sendiri. Kalau ada banyak orang seperti ibu Titin ini di Bekasi, maka banyak anak kita juga akan terlindungi,” ujarnya.[kin]