Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam pidato sambutannya pada acara itu menyampaikan rasa keprihatinannya yang mendalam atas konflik tak berkesudahan tersebut. “Kita melihat pertikaian tersebut telah menjadi krisis kemanusiaan,” kata Mega.
Ia pun berharap, sengketa Palestina dengan Israel dapat diselesaikan melalui cara-cara damai berdasarkan prinsip saling menghormati dan saling mengakui kedaulatan masing-masing negara. Penyelesaian pertikaian itu sendiri tentunya tidak lepas dari peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diharapkan semua pihak menjadi pendorong terciptanya perdamaian.
Sedang kenyataan saat ini, PBB masihlah cerminan konstelasi pasca perang dunia II. “Padahal dunia sudah sangat berubah. Negera-negara besar terus bermunculan,” tandas Mega.
Untuk itu, revitalisasi dan restrukturisasi PBB harus terus dilakukan. Caranya, “Perluasan keanggotaan tetap dewan keamanan PBB, penghapusan hak veto, dan peningkatan intervensi humanitarian,” tambah Mega.
Keprihatinan atas agresi Israel terhadap Palestina itu menjadi sikap partai seperti dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor 383/KPTS/DPP/I/2009 tentang keputusan dan rekomendasi Rakernas IV PDI Perjuangan.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Ir Pramono Anung W, dalam surat keputusan itu menegaskan, “Rakernas mendesak pemerintah ikut serta di dalam mengusahakan perdamaian dunia dengan berperan aktif agar berbagai pelanggaran hak warga negara, kedaulatan bangsa dan pelanggaran kemanusiaan tidak lagi terjadi di bumi Palestina.” (ru)
0 Tanggapan ke “Megawati: Rombak PBB Demi Palestina-Israel”