Arsip untuk Kategori 'Korwil'

25
Jul
09

WEBSITE RESMI KORWIL PDI PERJUANGAN ARAB SAUDI

Merdeka !!!

Dengan ini kami mengundang saudara saudari untuk mengunjungi situ resmi Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi dengan alamat sebagai berikut

www.pdiperjuangan-ksa.org

14
Mar
09

Sosialisasi PDI Perjuangan di Arab Saudi

sharief-rachmat2Kader PDI Perjuangan di Arab Saudi saat ini telah giat mensosialisasikan salah satu Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil II DKI. Hal tersebut dapat dilihat dengan merebaknya stiker – stiker PDI Perjuangan serta para Jurkam yang tak henti hentinya melakukan diskusi dengan para TKI diberbagai tempat.

Sharief Rachmat selaku Kepala BP Pemilu Saudi Arabia menyatakan bahwa gebrakan – gebrakan PDI Perjuangan yang telah dilakukan saat ini semua atas usaha dan masukan  teman – teman PDI Perjuangan yang sudah memahami situasi dan kondisi dilapangan. Dan walaupun keterbatasan materi kampanye yang dengan modal stiker, bagi kami bukanlah suatu hal yang menghambat perjuangan. Untuk itulah kami tetap bertekad dan berusaha semaksimal mungkin memenangkan Pemilu Legislatif dengan mensosialisasikan salah satu caleg yang bukan sekedar berani berjanji melalui lisannya melainkan berani menandatangani Surat IKRAR yang kami ajukan dan pada nantinya akan disebarkan kepada WNI di Saudi Arabia untuk menjadi saksi. WNI di Saudi Arabia sudah lelah dengan janji lisan melainkan mereka ingin seorang wakil rakyat yang berani berikrar di atas kertas untuk memperjuangkan hak – haknya sebagai TKI. Dan alhamdulillah harapan tersebut menjadi kenyataan.

Serta perlu dilaporkan pula bahwa teman – teman di Mesir yang tergabung dalam Komunitas Banteng dibawah pimpinan saudara Bakhrul Huda, perlu diacungin jempol dalam perjuangan mensosialisasikan PDI Perjuangan. Walaupun keberadaan mereka belum disahkan oleh DPP, mereka tetap berjuang demi memenangkan PDI Perjuangan di Mesir.;ujar Sharief Rachmat

Dalam laporannya PPLN Saudi Arabia menjelaskan bahwa jumlah Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) sebanyak 91. 696 orang yang nantinya suara tersebut akan dialokasikan ke Dapil II DKI.

Pada dasarnya, PDI Perjuangan Arab Saudi menyatakan  siapapun dari kedelapan caleg PDI Perjuangan Dapil II DKI yang berhasil menjadi DPR RI, kami hanya berharap hak – hak saudara – saudara kita dapat diperjuangkan semaksimal mungkin.

30
Nov
08

TEAM PEMANTAU HAJI PDI PERJUANGAN ARAB SAUDI TAHUN 2008 M / 1429 H ” KESENGSARAAN JAMA’AH HAJI INDONESIA DI KOTA MAKKAH ”

wklsek-korwil-hj-eka-sapta2

Jeddah – Pada tanggal 25 November 2008 Team Pemantau Haji PDI Perjuangan yang berjumlah 5 orang yang dipimpin oleh Ibu Hj. Eka Sapta selaku Wakil Sekretaris I Korwil Arab Saudi sekaligus calon legislatif DPR RI Dapil Lampung 2 berangkat ke kota Makkah pada pukul 07.25 waktu setempat untuk melaksanakan tugas Korwil khususnya memantau pelaksanaan Haji tahun 2008 M / 1429 H sekaligus berkomunikasi dengan Jama’ah Haji Indonesia. Selama melakukan pemantauannya, ada beberapa hal yang menjadi catatan utama yang perlu dipertanyakan atau dipertanggung jawabkan oleh pemerintah RI khususnya Departemen Agama selaku Penyelenggara.

Dalam laporan team pemantau Haji PDI Perjuangan Arab Saudi, Ibu Hj. Eka Sapta selaku pimpinan rombongan tersebut menyampaikan beberapa permasalah, seperti halnya yang kita ketahui bahwa Pemerintah Saudi Arabia saat ini telah melakukan pembokaran sekitar Masjid Al Haramain dengan maksud untuk merenovasi dan memperlebar sekitar Masjid. Dengan adanya hal tersebut Departemen Agama RI selaku penyelenggara Haji memutuskan dan terpaksa menyewa tempat tinggal atau pemondokan Jama’ah Haji Indonesia dengan jarak yang jauh dari Masjidil Al Haramain yang kira – kira 12 KM. Dengan adanya hal tersebut, Penyelenggara Haji RI seperti yang kita ketahui beralasan bahwa pemondokan yang dekat dengan Masjid Al Haramain telah dirobohkan. Tetapi dalam hal ini sesuai pantauan yang kita lihat, bahwa gedung atau pemondokan yang dirobohkan tersebut adalah pemondokan yang biasa digunakan oleh ONH Plus. Dan yang menjadi pertanyaan Korwil dan Team Pemantau Haji PDI Perjuangan Arab Saudi yaitu Mengapa daerah yang biasa atau bertahun tahun digunakan oleh para Jama’ah Haji Indonesia seperti Misfala, Kudai, Bahutma, Jarwal, Hafayer, Tayser, Hujun tidak dipergunakan atau disewa kembali? Melainkan saat ini pemondokan – pemondokan di daerah tersebut yang jaraknya dekat dengan Masjidil Al Haramain telah digunakan oleh Negara lain seperti Afrika, India, dan Pakistan. Tetapi sangat disayangkan sekali Departemen Agama selaku penyelenggara Haji memilih daerah atau wilayah yang jaraknya jauh dari Masjidil Al Haramian seperti Sauqiyah, Kakkiyah, Awali, Nuzha, Zahir. Dengan ditempatkan di daerah atau wilayah tersebut, Jama’ah Haji Indonesia kesulitan untuk mencari toko atau restauran. Hal ini telah membuat Jama’ah Haji Indonesia tersiksa karena harus menerima kenyataan yang tidak semestinya.

Dan juga dengan ditempatkan Jama’ah Haji Indonesia yang jauh dari Masjid Al Haramain, Departemen Agama selaku penyelenggara Haji mengambil solusi menyediakan Transportasi dari Pemondokan ke Masjid Al Haramain atau sebaliknya. Langkah itu memang sudah baik tetapi dalam pengaturan dan pelaksanaannya sangat kacau sekali seperti halnya jama’ah Haji harus berlari lari dan berdesak desakan untuk masuk kedalam Bus yang telah disediakan. Jama’ah Haji Indonesia yang ditemui oleh Ibu Hj. Eka Sapta beserta rombongan banyak yang mengeluh dengan situasi dan kondisi tersebut, sebab hal itu telah membuat rasa tidak nyaman bagi para Jama’ah khususnya keselamatan mereka. Serta dengan minimnya penyediaan Transportasi, para Jama’ah Haji Indonesia harus menunggu berjam jam kedatangan Bus Angkutan tersebut serta yang menyedihkan sekali banyaknya Jama’ah yang usia lanjut Dan juga demi menjaga keselamatannya para Jama’ah Haji Indonesia terpaksa memilih untuk berdiam diri dan menginap di sekitar Masjid Al Haramain. Adapula beberapa Jama’ah Haji Indonesia yang ingin mengambil jalan pintas seperti menggunakan TAXI, tetapi hal terssebut dapat dikhawatirkan Jama’ah Haji akan mudah tersessat.

Atas dasar itulah Ibu Hj. Eka Sapta beserta rombongan berharap agar Departemen Agama selaku penyelenggara Haji untuk menambah jumlah penyediaan transportasi bagi Jama’ah Haji Indonesia serta tak lupa agar Kantor Haji Indonesia di Jeddah dalam pengajuan Pemondokan ( seleksi ) jangan didasari dengan harga murah atau tender orang dekat, melainkan keselamatan dan kenyamanan para Jama’ah Haji Indonesia dalam melaksanakan Ibadah Haji dipikirkan matang – matang. Serta dengan pengembalian uang yang dilakukan oleh Departemen Agama selaku Penyelenggara Haji bukan suatu langkah yang akan membuat para Jama’ah Haji bahagia melainkan sebaliknya; ujar Hj. Eka Sapta

Kembalinya Team Pemantau Haji PDI Perjuangan ke Jeddah pada tanggal 28 November 2008 pada pukul 14.08 waktu setempat, Korwil Arab Saudi langsung mengadakan rapat dihari yang sama pada pukul 20.00. Dalam hal ini Sharief Rachmat selaku Mandataris /Plh. Ketua Korwil memberikan ucapan selamat atas kesusksesan para team pemantau Haji PDI Perjuangan atas menjalankan tugasnya.Dan laporan – laporan tersebut akan disampaikan ke DPP dan FPDI Perjuangan. Serta Sharief dalam hal ini juga menilai bahwa Team Pemantau DPR RI yang telah melakukan tugasnya beberapa hari yang lalu dinilai kurang maksimal. Sebab dapat disimak dalam berita – berita, para team pemantau Haji DPR RI hanya mengkritisi masalah Transportasi melainkan masalah pemondokan tidak diutarakan. Hal ini berarti ada perbedaan yang signitifikan dalam memantau pelaksanaan Haji. Atas dasar itu pada tanggal 29 November 2008 Sharief Rachmat menghubungi KH Hasib Wahab selaku team pemantau Haji DPR RI via Handphone yang saat itu sedang dalam perjalanan ke Madina, menyarankan agar team pemantau Haji DPR RI dari FPDI Perjuangan bersedia melakukan pertemuan dengan Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi yang bertujuan membahas seputar hasil pantauan team PDI Perjuangan Arab Saudi dan FPDI Perjuangan DPR RI yang nota benenya menyatukan suara dan hasil laporannya. (Iqbal)

Laporan Team Pemanatau Haji

PDI Perjuangan Arab Saudi

Hj. Eka Sapta

Wakil Sekretaris I

Calon DPR RI Dapil Lampung 2

HP. ( Indonesia – 0062 81382156515 ) & ( Arab Saudi – +966 504381048 )

21
Nov
08

PDI PERJUANGAN AKAN MELEBARKAN SAYAPNYA KE CAIRO

582

Pada tanggal 20 November 2008, KORWIL PDI Perjuangan Arab Saudi melalui Sharief Rachmat selaku Plh/Mandataris Ketua Korwil melakukan pembicaraan dengan salah satu Mahasiswa Al Azhar Cairo yaitu Bakhrul Huda Misbah atau Huda. Beliau ( Huda ) adalah salah satu simpatisan yang akan mendeklarasikan PDI Perjuangan di Cairo.

Pembicaraan kedua kader PDI Perjuangan yang berada di Luar Negeri yang berlainan terlihat cukup serius, khususnya dalam pembahasan pembentukan BP Pemilu PDI Perjuangan di Cairo. Dan dalam hal ini saudara Huda menyampaikan kepada Sharief agar perlunya persamaan dan penyatuan visi / misi antara Cairo dan Arab Saudi,  hal itu demi terjalinnya kerja sama yang solid khususnya di Timur Tengah. Serta atas dasar persamaan idioligi yang membuat beliau ( Huda ) beserta teman – teman mahasiswa terpanggil untuk mendirikan PDI Perjuangan di Cairo. Dan insyaAllah dalam waktu dekat saudara Huda akan berkunjung ke Arab Saudi dengan maksud ingin melakukan dan bersilaturahmi dengan Korwil Arab Saudi demi memantapkan persiapan pendirian PDI Perjuangan di Cairo, sekaligus menjalankan Ibadah Haji; ujar Huda

Pernyataan saudara Huda disambut bahagia oleh saudara Sharief Rachmat, hal itu dikarenakan kesediaan dan keseriusan teman – teman mahasiswa untuk bergabung dalam mendirikan PDI Perjuangan di Cairo. WNI di Cairo memang juga turut diperhitungkan khususnya para pelajar dan pemuda yang untuk kedepannya menjadi tombak dan penerus – penerus bangsa. InsyaAllah apabila semuanya berjalan lancar, Korwil Arab Saudi akan mengagendakan suatu program kerja yang pada nantinya akan turut melibatkan PDI Perjuangan di Cairo. Dan untuk saat ini alangkah baiknya kita memfokuskan langkah kita ke Pemilu Legislatif dan mempersiapkan diri untuk memenangkan Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri melaju ke Presiden RI Tahun 2009 – 2014.

Perkenalan saudara Sharief Rachmat dengan Bakhrul Huda Misba beawal dari dunia chyber seperti chating via Yahoo Messenger. Perkenalannya pun tanpa disengaja, yang di luar dugaan bahwa Bakhrul Huda Misbah mempunyai kesamaan dengan Sharief terhadap PDI Perjuangan. Pada saat itulah Sharief Rachmat menawarkan dan menyarankan kepada  Huda kiranya sanggup untuk mendirikan PDI Perjuangan di Cairo. Alhamdulillah tawaran dan saran Sharief Rachmat disambut positif oleh Huda, yang pada akhirnya komunikasi mereka semakin berlanjut hingga sekarang.

Dengan itu keluarga besar PDI Perjuangan di Arab Saudi, mendoakan dan menudukung sepenuhnya teman – teman mahasiswa di Cairo agar dapat berjalan mulus dan dipermudah untuk pendeklarasiannya. Serta DPP PDI Perjuangan akan menyambut positi apabila pengibaran PDI Perjuangan berhasil sampai di Cairo.

20
Nov
08

KORWIL ARAB SAUDI AKAN MEMBERIKAN DUKUNGAN KEPADA SALAH SATU CALEG DKI DAPIL 2 YANG MAMPU MEMBAWA ASPIRASI TKI DI LUAR NEGERI

meyong

Koordinator Wilayah PDI Perjuangan Arab Saudi atau KORWIL PDI Perjuangan Arab Saudi mengadakan pertemuan bersama BP Pemilu dan Organisasi Korwil pada hari Rabu, 19 November 2008 pukul 18.30 waktu setempat. Dan turut hadir kader terhormat seperti Hery S. Suritnoe dan Hj. Eka Sapta ( Caleg DPR RI Dapil Lampung 2 ).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Sharief Rachmat selaku mandataris / Plh. Ketua Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi, dengan agenda pembahasan :

  1. Pembekalan Juru Kampanye yang diarahkan oleh Hj. Eka Sapta
  2. Pembahasan persiapan Pemilu 2009
  3. Kriteria para caleg DPR RI Dapil DKI 2, yang akan didukung

Dalam arahan Hj. Eka Sapta kepada pengurus menekankan agar dapat berjiwa besar dan tetap bersatu dalam menangani suatu perbedaan pandangan serta problematika baik internal maupun sebaliknya, karena dengan hal itu perjuangan dalam mengkampanyekan PDI Perjuangan dan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri dapat berjalan. Perbedaan pandangan serta tantangan sudah hal yang wajar, tetapi langkah para pengurus tetap harus menyatu dan merapat itu harus dipertahankan. Untuk itulah mulai saat ini berjiwa besar serta hilangkan sifat egois.  Perang kita sudah dimulai dan sudah waktunya kita merahkan Arab Saudi dengan kerja keras, gotong royong, dan bersatu. Turut kita sadari bahwa Arab Saudi adalah negara yang tertutup, dan kita tidak bisa melakukan gerak kampanye seperti di tanah air tetapi hal itu bukanlah menjadi penghambat. Untuk itulah para pengurus dari tingkat atas sampai bawah agar turun kelapangan dan menyapa para TKi dari hati ke hati. Kerahkan para kader wanita dan pemuda untuk masuk dari rumah ke rumah atau menemui para TKI di jalanan seperti sopir atau sejenisnya. Berikan penjelasan kepada mereka dan tampung keluhannya serta tarik hatinya agar bersatu dengan kita dan jangan lupa jelaskan kepada mereka bahwa PDI Perjuangan menugaskan kader – kadernya di DPR RI yang memiliki komitmen memperjuangkan TKi di Luar Negeri serta ingatkan bahwa agar memilih Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI 2009 – 2014. Kita harus dan wajib menunjukkan citra positif Partai terhadap masyarakat dan juga kita harus dan wajib mengajak serta memberikan penjelasan kepada para TKI untuk tidak Golput, sebab masa depan Indonesia ditentukan oleh kita sendiri yang memiliki hak memberikan suara kepada wakil rakyat dan Pemimpin. Maka itu saya berharap kepada teman – teman pengurus agar bermental kuat serta ketulusannya dalam memenangkan PDI Perjuangan dan Ibu Hj. Megawati Soerkarnoputri menjadi Preiden RI. Saya jamin perjuangan dan usaha teman – teman semua tidak akan dilupakan oleh PDI Perjuangan dan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri; ujar Hj. Eka Sapta diakhir pembicaraannya.

Dalam persiapan kampanye, Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi untuk tahap awal akan terus melakukan pendekatan dan komunikasi kepada para pendukung PDI Perjuangan melalui para team lapangan yang dikoordinir oleh Sharief Rachmat selaku BP Pemilu. Hal itu dilakukan demi mempertahankan suara tetap para pendukung PDI Perjuangan dan juga demi menarik simpati para masyarakat, Korwil mendatangi dan memberikan bantuan semampunya kepada para TKI yang ditelantrakan di bahwa jembatan untuk dideportasi. Sharief Rachmat dalam melakukan program tersebut mengambil alih untuk turun langsung mendatangi para TKI tersebut dengan ditemani oleh beberapa pengurus lainnya.  Kunjungan perwakilan Korwil tersebut yang mendatangi dan berkomunikasi langsung dengan para TKI di bawah jembatan disambut antusias oleh para TKI yang akan dideportasi, hal itu dikarenakan belum adanya tokoh Partai atau Perwakilan RI Saudi Arabia yang datang atau menjenguk mereka. Untuk itulah PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik menjadi Partai pertama yang tidak gengsi untuk masuk dan berbaur bersama TKI di bawah jembatan. Langkah tersebut mempunyai 2 alasana seperti

  1. Menunjukkan kepada masyarakat bahwa PDI Perjuangan adalah Partai yang benar – benar peduli terhadap kaum butuh di luar negeri baik yang berstatus legal maupun sebaliknya.
  2. Menunjukkan citra positif Partai terhadap TKI yang akan dideportasi, dikarenakan para TKI tersebut akan memberikan suaranya di daerahnya masing – masing ketika telah sampai di Indonesia. Yang pada akhirnya kami dalam hal tersebut menyampaikan agar memberikan dukungan kepada PDI Perjuangan serta Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri untuk menjadi Presiden RI tahun 2009 – 2014, serta kami pun mengingatkan kepada mereka juga turut mengajak para keluarganya untuk mendukung.

Seperti yang kita ketahui bahwa pada Pemilu bulan April nanti, kita akan memilih pra calon wakil rakyat yang akan duduk di DPR RI. Untuk itulah perlunya kesadaran, ketelitian, dan keyakinan kepada siapa kita memberikan dukungan dan mandat khususnya yang mampu membawa dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Sesuai UU Pemilu bahwa suara Luar Negeri akan disatukan ke Dapil DKI Jakarta 2, maka itu Korwil yang akan mewakili TKI di Arab Saudi akan menjaring dan mempelajari para caleg DPR RI Dapil 2 dari PDI Perjuangan. Seperti yang sudah tertera dalam Website KPU dan DPP PDI Perjuangan bahwa caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta 2 dari PDI Perjuangan terdiri dari 8 orang sebagai berikut :

  1. Ir. Eriko Sotarduga B. P. S
  2. Syahriz Ferdian Aziz, B. SC. MBA
  3. Apong Herlinan SH, MH
  4. DRS. Helmi Hidayat, MA
  5. H. Endang Hamdani, S.IP
  6. Siti Ame Silitonga, SE
  7. Raya Pertiwi
  8. Nani Kusumawardani S. P. D

Dalam pandangan Korwil, kedelapan caleg tersebut memiliki tanggung jawab serta kualitas dan kuantitas yang tidak diragukan lagi. Oleh karena itu lah, dalam pertemuan tersebut Korwil Arab Saudi memutuskan

  • Melakukan komunikasi dengan kedelapan caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta 2.
  • Memberitahukan kepada delapan caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta 2 agar mengirimkan visi dan misnya terhadap TKI di Luar Negeri serta komitmen dalam kerja sama terhadap Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi dalam jangka pendek dan panjang.

Untuk itu dalam pertemuan tersebut disepakati oleh seluruh Pengurus, bahwa penentuan dukungan Korwil Arab Saudi akan diputuskan setelah mempelajari visi dan misi dari masing – masing caleg yang telah dikirimkan kepada kami. Dan pertemuan tersebut diakhiri dengan makan malam bersama pada pukul 23.45 waktu setempat.

Serta sesuai informasi dari PPLN Jeddah, Saudi Arabia bahwa jumlah WNI yang telah terdaftar untuk mengikuti Pemilu pada bulan April tahun 2009 di Saudi Arabia sekitar 50 ribu orang ( 30%). Untuk itu Korwil PDI Perjuangan mendesak PPL Saudi Arabi agar meningkatkan kinerjanya dan terus mendata para WNI yang belum terdaftar, sebab jumlah WNI di Saudi Arabia diperkirakan 400 ribu lebih.

12
Jul
08

Rapat Persiapan Pembentukan Anggota Panitia Pemilu Luar Negeri Tahun 2009 di Arab Saudi

Pada hari Jum’at tanggal 11 Juli 2008, Perwakilan RI Arab Saudi mengundang perwakilan dari Partai Politik, Organisasi Kemasyaratan dan Tokoh Masyarakat dan Agama dalam rangka mempersiapkan Susunan Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri ( PPLN ) tahun 2009. Acara rapat tersebut diadakan

di Ruang Rapat KJRI Jeddah – Saudi Arabia, dan acara rapat tersebut sempat molor setengah jam dari jadwal yang ditentukan pada pukul 20. 30 waktu setempat.

Perwakilan Partai Politik yang hadir yaitu PDI Perjuangan, PKB, PAN, PKS dan dari perwakilan PD tidak hadir dalam rapat tersebut serta dari ormas seperti KEMASS, Betawi Rempuk dan sejenisnya juga turut hadir. Dari Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi yang hadir sebagai berikut

  • Sharief Rachmat selaku Sekretaris
  • Farouq Jamil selaku Ketua Banteng Club
  • Mu’ammar selaku Bendahara Banteng Club
  • Nabil Fauzi selaku anggota PDI Perjuangan

Rapat tersebut dimulai pada pukul 21. 00 waktu setempat yang dibuka oleh Bpk. Dharmakirty selaku Pensosbud I KJRI Jeddah dan dilanjutkan dengan sambutan dan nasehat dari Bpk. Gatot Abdullah

Mansyur selaku Konsul Jenderal RI Jeddah. Dalam sambutannya Bpk. Gatot berharap agar semua Partai Politik di Arab Saudi dapat mentaati UU Pemerintahan Saudi Arabia khususnya mengenai kampanye dan beliau berharap bentuk kampanye jangan terlalu vulgar seperti konvoi dan arak – arakan di tempat umum, karena hal itu sangat bertentangan dengan UU dan hukum pemerintah Saudi Arabia. Atas dasar itu Bpk. Gatot berharap pimpinan Partai Politik dapat memahami sikon di Saudi Arabia dan apabila Partai Politik ingin mengadakan kampanye akbar disarankan lakukan dalam Gedung yang tertutup serta juga harus tetap merujuk dengan hukum yang ada.

Pada sesi acara selanjutnya pembahasan susunan anggota PPLN tahun 2009 seperti jumlah anggota, pengajuan nama anggota, mekanisme kerja PPLN dan sebagainya. Pembahasan tersebut dipimpin oleh Bpk. Dharmakirty S dan Bpk. Bambang Sudaryono selaku Homestaff KJRI Jeddah. Pembahasan jumlah anggota PPLN tahun 2009 berjalan lancar yang pada akhirnya seluruh peserta rapat menyetujui jumlah anggota PPLN tahun 2009 sebanyak 7 orang.

Dalam pembahasan nama anggota PPLN tahun 2009 diawal rapat berjalan lancar tetapi dalam pertengahan rapat terjadi perdebatan sengit antara Sharief Rachmat selaku Sekretaris Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi dan M. Nasri selaku perwakilan dari PKS Arab Saudi. Hal itu dikarenakan M. Nasri perwakilan dari PKS menyampaikan agar dalam anggota PPLN tahun 2009 Partai Politik dapat meletakkan perwakilannya, tetapi hal itu ditantang dengar keras oleh Sharief Rachmat dikarenakan dalam UU No. 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu Pasal 55 point “ e “ sudah sangat jelas bahwa Anggota PPLN tidak pernah menjadi anggota parpol yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau sekurang kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus parpol yang bersangkutan dan juga tugas parpol dalam hal ini hanya mengajukan SAKSI bukan anggota PPLN.ujar Sharief. M. Nasri selaku Perwakilan dari PKS tidak berhenti sampai disitu melainkan beliau tetap bersi keras agar saran beliau dapat disetujui oleh Forum dan Sharief pun tak kalah diam beliau mengancam apabila usul ini disetujui Korwil PDI Perjuangan akan tidak mengakui PPLN tahun 2009 Saudi Arabia dan akan mengirim berita acara ke DPP dan Fraksi PDI Perjuangann serta DPR RI dan KPU. Melihat perdebatan Sharief Rachmat wakil dari PDI Perjuangan dengan M. Nasri wakil dari PKS, akhirnya Bpk. Dharmakirty dan Bpk. Bambang meminta tanggapan dari peserta rapat mengenai pandangan dari Sharief Rachmat dan M. Nasri. Yang pada akhirnya usul PKS tidak diterima oleh peserta rapat dikarenaka sudah sangat jelas dalam UU, walaupun yang dimaksud M. Nasri orang yang ajukan tersebut bukan orang Partai Politik tetapi hal tersebut tetap disebut perwakilan Partai Politik.

Waktu sudah menunjukkan pukul 23. 00 waktu setempat, yang pada akhirnya nama bakal calon yang diajukan khususnya orang yang netral dan non partai mulai terungkap seperti

  1. Syekh Razie Ali
  2. Zen Khalis
  3. Fudaili M. Afad
  4. Ali Bestari
  5. Elly Warti Maliki

Kelima nama tersebut sudah sesuai dengan UU No. 22 pasal 55 point “ e “ , tetapi dalam hal ini juga sempat terjadi instrupsi dari Farouq Jamil selaku Ketua Banteng Club dan Ishaq Iskandar selaku Penasehat PAN kepada pimpinan rapat. Hal ini dikarenakan tanpat persetujuan peserta rapat, pimpinan rapat yaitu Bpk. Dharmakirty S sudah memutuskan kelima nama tersebut dan kurangnya menyusul. Dalam instrupsinya Farouq Jamil mengatakan kelima nama tersebut bukanlah final tetapi masih dalam penyaringan serta Pimpinan rapat tidak bisa semena mena mengetuk palu tanpa persetujuan peserta rapat dan hal ini sangat melanggar etika rapat; ujarnya. Dan Ishaq Iskandar selaku penasehat PAN tak jauh berbeda, hanya saja salah satu intrupsi yang diutarakannya sempat membuat peserta rapat tertawa yang berbunyi “ orang KJRI ini dari dulu pengennya cepet dan langsung lapor ke pusat karena ga mau pusing “ ujarnya, pernyataan tersebut membuat peserta rapat tertawa karena hal itu singgungan yang tajam kepada KJRI.

Pimpinan rapat setelah mendengar masukan dan kritikan dari peserta rapat, memutuskan

  1. Mengadakan r apat selanjutnya pada tanggal 15 Juli 2008 demi mematangkan pembentukan PPLN tahun 2009
  2. Kelima nam a yang diajukan bukan nama yang sudah final melainkan baru bakal calon, dan akan masih membuka peluang nama – nama yang diajukan sebanyak mungkin dan nantinya diputuskan pada tanggal 15 Juli 2008
  3. Menyetujui usul Partai Politik untuk mengundang pengurus PPLN tahun 2004 untuk meminta pertanggung jawaban mengenai sisa dana Pemilu 2004 yang sampai saat ini baik pihak KJRI Jeddah maupun PPLN 2004 tidak mengetahui. Sedangkan sesuai pernyataan PPLN 2004 dan KJRI Jeddah sisa dana pemilu yang kurang lebih 21 ribu lebih sudah dikembalikan hanya saja pihak pemerintah pusat mengatakan belum menerima sisa dana pemilu 2004 tersebut. Atas dasar itu Partai Politik meminta kejelasan kemana larinya sisa dana Pemilu 2004 tersebut.

04
Jul
08

Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi Calonkan Hj. Eka Sapta Rivai Jadi Caleg

infokom korwil Saudi Arabia – Pelaksanaan Pemilihan Umum 2009 akan digelar setahun lagi. Partai politik peserta pemilu pun mempersiapakan sejumlah strategi pemenangan pemilu, termasuk mempersiapkan nama – nama caleg yang bakal bertarung di pemilu legislatif.

Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi mengajukan salah satu pengurus sekaligus tokoh yang memprakarsai berdirinya PDI Perjuangan di Arab Saudi yaitu Hj. Eka Sapta Rivai sebagai caleg pemilu yang akan datang.

Pencalonan Hj. Eka Sapta Rivai sudah diketahui oleh Ketua Bidang Luar Negeri dan Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan serta pada tanggal 03 Juli 2008 Korwil sudah mengirim surat ke DPP PDI Perjuangan mengenai hal tersebut; ujar Sharief Rachmat selaku Sekretaris Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi.

Sharief menambahkan, pencalonan Hj. Eka Sapta Rivai akan kami ajukan melalui daftar caleg untuk Dapil Lampung, Kabupaten Waykanan. Dan pengajuan Hj. Eka Sapta Rivai sebagai putri daerah kabupaten waykanan kecamatan baradatu sebagai caleg sudah dipertimbangkan secara matang oleh Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi. Hal itu disebabkan kualitas dan kuantitasnya selama beraktifitas dan berjuang dalam membela masyarakat sudah tidak diragukan lagi.

16
Mei
08

Rano Karno Sambangi Korwil Arab Saudi

Korwil PDI Perjuangan Arab Saudi di Jeddah, pada tanggal 28 April 2008, kedatangan tamu istimewa, yakni Rano Karno, Wakil Bupati Tangerang serta Gus Suyadi, Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten. Dalam pertemuan yang dilanjutkan dengan acara silahturahmi di Restaurant Sumatera Kota Jeddah, Saudi Arabia, beberapa pengurus Korwil Arab Saudi tampak hadir, seperti Ketua Korwil Arab Saudi ( Hery S. Suritnoe ), Sekretaris Korwil Arab Saudi ( Sharief Rachmat ), Wkl. Sekretaris I ( Ibu Eka Sapta ), Wkl. Sekretaris 2 ( Arianto Busono ), Bendahara ( Siti Fatonah ) dan Pengurus Banteng Club serta O.M. Tri Buana selaku organisasi sayap Korwil Arab Saudi.

Dalam kesempatan tersebut, Rano Karno, yang akrab dipanggil Si Doel, mengaku kaget dan tidak menyangka bila PDI Perjuangan memiliki Korwil di Arab Saudi. Saat memberikan sambutan, Rano Karno mengharapkan, agar para pengurus Korwil Arab Saudi, tetap konsisten memperjuangan warga Indonesia, khususnya TKI yang ada di Arab Saudi. Selain itu, ia juga menyarankan agar terus membina hubungan baik dengan perwakilan RI di Arab Saudi, meskipun PDI Perjuangan merupakan partai oposisi.

Selain itu, Rano Karno juga memberikan bimbingan dan pembelajaran mengenai persiapan Pemilu 2009, KTA – nisasi, tips menjadi fungsionaris yang mempunyai jiwa pejuang. Dan yang terpenting, Rano Karno juga menegaskan, soal popularitas Megawati Soekarnoputri yang saat ini masih mendominasi. Saya tegaskan sebagai kader PDI Perjuangan, wajib hukumnya bagi kita untuk menghantarkan Ibu Mega sebagai Presiden RI 2009 mendatang, ujarnya.

Sebelum mengakhiri pertemuan sekitar pukul 18.30 waktu setempat, Rano Karno mengingatkan, agar Korwil Arab Saudi terus mengedepankan semangat gotong royong dalam membangun bangsa Indonesia. Selain itu, ia juga mengintruksikan agar Korwil Arab Saudi terus menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik DPP PDI Perjuangan dalam setiap kegiatan. Tentunya saya tidak akan diam, dan terus melakukan monitoring segala kegiatan yang dilakukan Korwil Arab Saudi, pungkasnya mengakhiri pembicaraan. (ovi)



RUBRIK

Sekretariat

A/n. SHARIEF RACHMAT P. O. Box 11173 Jeddah 21453 Fax. +966 2 645 6240 Hp. +966 507 371 256

KALENDER

November 2009
S S R K J S M
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30